Posts

Showing posts with the label Cerpen-Cerpen Saya

Tiga Bukti Kusapa Dia

Panas sekali cuaca Kota Magelang siang itu. Dengan malas dia melirik ruangan di balik pintu kaca, yang berada tepat di belakangnya. Beberapa menit yang lalu Erwin berada di ruangan itu, guna membayar angsuran rumah. Hmm sepertinya sejuk sekali di dalam ruang berAC. Begitu keluar dari Bank BTN, dunia sesungguhnya dengan senang hati bersiap menguji titik didih keteguhan hati manusia. Dengan langkah gontai dihampirinya penjaga parkir. “Bayar Rp 2.000,00, motor distarter, lalu, ups helm hampir saja lupa,” instruksinya dalam hati. Erwin memicingkan mata menatap jalan raya yang penuh fatamorgana, letih sekali dia menatap, “Bah, aku benci warna hitam.” Bermacam janis kendaraan lalu-lalang di hadapannya. Dia bergumam dalam hati, “Kenapa pula memicingkan mata,” gerutunya dalam hati sembari keheranan. Namun mata yang terlanjur fokus itu tertuju pada pengemudi dengan motor vario hitam berkelir merah. Dipandangnya betul-betul sampai tak terjangkau lagi. Erwin segera mengejar motor yang ...

Makhluk Terkuat itu Bernama Desi

    “Halo Doni, kau libur kerja kan?” Tanya Bang Ara pagi itu.        “Iya Bang, ini baru sampai perbatasan Jogja-Magelang, setengah jam lagi sampai rumah. Kenapa Bang?”        “Begini Don, istriku tadi dibawa emak ke rumah sakit. Katanya perutnya kontraksi. Abang minta tolong, kau temani Antin ya? Sedang nguber Anthony, saksi kunci kasus korupsi proyek stadion bola.        “Siap. Sudahlah Bang, balik saja ke desk olahraga. Abang tak cocok di politik.”        “Bosan ah. Sekali-sekali coba hal baru lah,” jawab Bang Ara sambil tertawa. “Makasih ya, jam 3 pagi aku susul ke rumah sakit. Martabak manis, atau asin?” Tambahnya.        “Asin.”        Motor CB 150 R baru milik Doni yang tadi menepi, segera distarter. Sesampainya di bangjo , tampak motor sebelah dinaiki...