Posts

Showing posts with the label The Gretongan Ways

Pesan Tiket Bus dengan Aplikasi Traveloka atau RedBus, Apakah Bisa Dipercaya?

Kesimpulannya, pesan tiket di Traveloka dapat dipertanggungjawabkan. Pengalaman ini terjadi sekitar 1 tahun yang lalu. Waktu itu saya liburan ke rumah saudara di Kota Malang. Singkat cerita, liburan selesai dan sudah waktunya pulang ke Kota Magelang. Saya berencana pulang naik Bus Handoyo. Saya pergi ke Terminal Arjosari, menuju ke bagian khusus untuk pesan tiket bus menuju ke Magelang. Agen tiket bilang bahwa tiket yang saya pesan untuk hari itu tidak tersedia, sempat ditawarin tiket dengan hari lain. Saya menolak, karena kerjaan harus masuk di hari itu. Saya coba pakai cara yang tidak saya suka, pakai aplikasi, pernah dengar saudara pesan tiket pakai Aplikasi Traveloka. Saya memutuskan pakai aplikasi ini, meskipun di Play Store ada banyak aplikasi, misal Red Bus. Rencana perjalanan saya, dengan pesan tiket Bus Eka, rute magelang, dengan Aplikasi Traveloka. Pada aplikasi ini sudah dijelaskan titik temu saya dengan bus, ternyata saya diarahkan ke garasi Bus Eka di surabaya. Berdasa...

Review Jalan Kayumas, Salah Satu Jalan Alternatif Menuju Kawah Ijen,

Kejadian yang dibahas pada tulisan ini sudah lama sekali, kira-kira tahun 2015. Jadi mungkin sudah ada perubahan-perubahan pada jalan Kayumas. Singkat cerita saya dan kawan (berboncengan) akan pulang ke Magelang, setelah melakukan touring ke Bali-Lombok. Touring ini kami lakukan dengan sepeda motor Supra X 125 versi knelpot melengkung ke atas dan belum injeksi. Sebenarnya Kawah Ijen tidak ada dalam daftar perjalanan, akan tetapi kawan saya ngotot mengajak ke sana. Alasannya, “tanggung apalagi di simpang 3 berikutnya, ada jalan Kayumas yang memotong rute ke Kawah Ijen. Dia menunjukkan letak jalan Kayumas pada peta, memang pada peta, jalan ini terlihat lurus dan pendek daripada mengikuti jalur utama yang melingkar dan jauh. Dengan hitungan yang ngasal, yakinlah perbekalan cukup untuk 3 hari di Ijen, karena saya membawa tenda sebagai tempat tidur. Lalu untuk makan kami membeli roti sobek di toko terdekat, karena makanan di tempat wisata biasanya mahal. Awal perjalanan terasa menyenangkan,...

Tidur di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, Bolehkah?

Pada 3 Juli 2017 saya akan terbang ke Sulawesi, pukul 07.00 pagi. Saya paling malas berangkat mendadak, misal 4-5 jam sebelum jadwal, saya baru berangkat dari Magelang (Kota tempat rumah saya). Pasti tergesa-gesa, dan penuh kekhawatiran. Saya putuskan berangkat tanggal 2 Juli 2017. Ada waktu menunggu keberangkatan berjam-jam. Waktu tunggu ini saya gunakan untuk jalan-jalan naik TransJogja. Hanya jalan-jalan berganti-ganti Bus TransJogja saja, dengan tidak keluar koridor, biar gretongan. Saya sebut ini kill time . Sore jam 17.00, barulah saya naik TransJogja dengan rute Bandara. Masih ada waktu tunggu 15 jam. Saya putuskan untuk Solat, di mushala depan pintu masuk bandara. Setelah itu saya masuk Bandara. Rencananya sisa waktu ini mau saya manfaatkan untuk baca buku, mendengarkan musik, menulis, lalu tidur, pagi harinya gosok gigi+cuci muka, dan terbang. Semua rencana sampai tidur, dapat saya laksanakan. Jam 12.00 malam saya sudah tidur di kursi Bandara. Kira-kira setengah j...